Tuesday, January 12, 2010

Home Furniture for Hotel Prodeo Indonesia

Home furniture

Ini benar-benar posting saya akibat mirisnya hati melihat kenyataan bahwa ketidakadilan terus terjadi di Indonesia dengan berbagai macam modus yang semakin lama semakin terbongkar. Bayangkan saja, Rutan atau hotel prodeo yang sepantasnya menjadi tempat hukuman untuk para pelaku kejahatan malah disulap menjadi Hotel mewah berkelas real Estate.

Siapapun pasti menilai bahwa Home furniture dari kamar tahanan seperti Mbah Ayin dan koruptor-koruptor lainnya terlalu mewah. Betapa tidak, kamar tahanan saja sudah memiliki AC yang pada kakekatnya di rumah saya saja tidak ada. hotel saja jelas hanya menyediakan AC untuk bintang 1 ke atas. mirisnya lagi, Televisi atau LCD gantungnya bahkan mengalahkan ukuran LCD yang ada di Hotel bintang 5!!!

Ada lagi hal yang paling mengagetkan, di Hotel prodeo itupun para koruptor bisa dengan bebas melakukan perawatan diri, olahraga layaknya di rumah, memomong cucu dengan fasilitas mainan yang bahkan di hotel pun tidak banyak yang menyediakan fasilitas itu.

pembelaan yang makin menyakitkan



Saya sebagai warga negara Indonesia bahkan sangat sedih ketika tahu bahwa ternyata para pengurus tahanan termasuk para tahanannya berbondong-bondong membela diri dengan berbagai alasan yang tidak masuk akal. masuk akal sih mungkin, tapi menurut mereka. bagaimana dengan tahanan lain yang tidur di lantai? Apakah mereka juga berhak mendapatkan fasilitas itu?

Kalau memang mereka berhak, seharusnya mereka juga bisa tidur ditempat mewah itu donk, bukan cuma yang berduit. Okelah mereka bayar untuk mendapatkan fasilitas itu, tapi kenapa sih kok harus dipisah dengan alasan sakit lah, apa lah. bagimana dengan narapidana lain yang seharusnya juga merasakan sakit, kenapa mereka tidak diperhatikan seperti mereka?

Coba simak pernyataan pembelaan ini:

Terkait bantahan Dirjen Lapas Untung Sugiyono yang menyatakan fasilitas yang dinikmati Ayin wajar bagi terdakwa dan terpidana kasus korupsi karena tidak merugikan orang lain, Denny menegaskan pendapat itu ironis. ''Fasilitas yang diterima Ayin, Aling, Darmawati, Ines, dan Eri itu pelanggaran. Jadi, tidak mungkin wajar. Fasilitas mewah itu penyimpangan dan menurut saya bagian dari praktik mafia hukum," tegasnya.


Wajar kata mereka? Wow wajar!!!! Wajar juag dong mereka melakukan korupsi? Atau jangan-jangan uang untuk fasilitas tersebut juga uang korupsi dan dibagi-bagikan kepada mereka yang seharusnya memberantas korupsi?

Ya Allah, dimanakah keadilan di Indonesia. Bahkan negara tetangga yang seharusnya lebih kalah jauh dari Kita bisa menerapkan hukum yang tegas. menurt kawan, Apakah Indonesia bisa???


12 comments:

Sarimin Tuesday, January 12, 2010 at 5:06:00 PM PST  

:) sip...

Ongki Tuesday, January 12, 2010 at 8:08:00 PM PST  

hotel di dalam penjara yg mewah.. hmmmm

Dio Tuesday, January 12, 2010 at 8:10:00 PM PST  

hehehehe...keren nih..sama kayak apartemen

jalandakwahbersama Tuesday, January 12, 2010 at 8:14:00 PM PST  

Assalamu'alaikum,
Jaman sekarang semuanya ada ya..Penjara dengan fasilitas hotel juga ada. (Dewi Yana)

Heryan Tony Tuesday, January 12, 2010 at 8:54:00 PM PST  

mendingan di rumah sendiri dah....... :D

attayaya Tuesday, January 12, 2010 at 9:49:00 PM PST  

korupsi 5 m dapat fasilitas bintang 5

baaaaahhh oknum kurangajar
harus diberantas!!!

zee Wednesday, January 13, 2010 at 12:04:00 AM PST  

Yah klo kita jadi dia, kita juga pasti ingin menyediakan semua fasilitas di dalam sel kita. Selama kita ada uang, dan si lapas jg oke2 aja, pasti kita jg akan seperti doi... Ini manusiawi sekali.
YG salah ya emng lapasnya... mafia hukum bener-2..

masterGOmaster Wednesday, January 13, 2010 at 1:02:00 AM PST  

harusnya si penjahat kayak gitu di simpan atau ditempatkan di kandang sapi!!

yayat38 Wednesday, January 13, 2010 at 5:21:00 PM PST  

logika sang dirjen terbalik. Kok koruptor dan kasus penyuapan tidak merugikan orang lain ????
bukankah itu menyakitkan dan membuat negeri ini menjadi rapuh ??? Akhirnya masyarakat kecil yang dirugikan. Duh ... mental para abdi negara negeri ini kok begitu :(

yayat38 Wednesday, January 13, 2010 at 5:21:00 PM PST  

Tambahan sedikit ya !!! Saya setuju banget dengan masterGOmaster :)

Budy Santoso Thursday, January 14, 2010 at 12:02:00 AM PST  

Itulah penegak hukum dikita selalu pandang bulu siapa yg banyak uang dia yang senang,sudah bukan isapan jempol lagi hal ini telah terjadi sejak lama cuman kebetulan baru² ini saja terungkap.

Salam sukses n ay lap yu pulll

abbie Tuesday, January 19, 2010 at 6:14:00 AM PST  

Sakit perut kalo denger2 yg ginian ya bos.
Makin lama makin aneh aja kyknya.
Yg tahanan elit lah, yg menteri mobilnya milyaran lah, yg anggota DPR nggak punya sopan santun lah,... Aneh.. Semuanya aneh..

Post a Comment

U Buzz I Buzz!!

  © Copyright 2007-2012. Fariez TheFachia.com. All rights reserved. TheFachia.com is proudly powered by Blogger.

Back to TOP